Rabu, 23 Oktober 2013

CISCO SYSTEM






Sejarah Cisco



Cisco atau tepatnya Cisco Systems adalah sebuah perusahaan yang didirikan pada tahun 1984 oleh dua orang eks-staf Stanford University, yang bernama Leonard Bosack dan Sandy K. Lerner.  Bisnis utama Cisco meliputi berbagai perangkat networking, seperti router, bridge, hub, dan switch. Kisah tentang Cisco System dimulai sekitar tahun 1980 hingga 1981, yaitu setelah Xerox PARC (Palo Alto Research) menghibahkan beberapa komputer Alto dan Ethernet Card kepada Universitas Stanford. Komputer Altolah  merupakan cikal-bakal komputer grafis yang telah mengilhami Steve Jobs (pendiri Apple Computer) untuk membuat Macintosh yang legendaris itu. Selain itu, teknologi Ethernet yang digunakan oleh Alto juga telah mengilhami beberapa staf Stanford untuk melakukan riset dibidang jaringan komputer. Sehingga komputer-komputer yang ada di ligkungan Universitas Stanford dapat saling berkomunikasi.

Pada mulanya, staf Stanford hanya melakukan riset dan bekerja untuk tujuan ilmiah dan pendidikan. Kemudian, dua orang staf bernama Leonard Bosack dan Sandy K. Lerner menginvestasikan dana pribadi untuk mengembangkan multi-protokol router yang "ditanamkan" dalam perangkat berbentuk "seperti komputer" yang diberi label Cisco.

Ide membuat "blue box" yang dilengkapi kipas pendingin dan dapat bekerja dengan hanya menancapkan kabel ternyata merupakan ide yang cemerlang. Apalagi saat itu merupakan awal perkembangan Internet. Seperti gayung bersambut, perangkat router buatan Cisco laris terjual. Cukup banyak perusahaan dan lembaga pendidikan yang menggunakan router buatan Cisco.

Namun, dibalik kisah sukses tersebut ternyata terselip lembaran kelabu yang mewarnai sejarah Cisco Systems. Sebenarnya teknologi yang dikembangkan oleh Cysco Systems (saat memulai bisnis) merupakan hasil karya beberapa staf Stanford. Sebagian staf Stanford yang mengembangkan multi-protokol router telah pindah ke Cisco dan menyumbangkan hasil karyanya kepada perusahaan Cisco.
Ketika staf Stanford yang lain mengetahuinya, maka terjadilah "perang" antara Stanford dan Cisco Systems. Hal ini hampir saja "mematikan" perusahaan Cisco akibat tuntutan pengacara Stanford atas kewajiban membayar royalti yang cukup besar. Disamping kewajiban lainnya dan hak bagi Stanford untuk tetap dapat menggunakan software hasil pengembangan para staf Stanford yang telah menjadi karyawan Cisco. Ini adalah sebuah kisah kelabu yang mungkin tidak akan pernah diceritakan oleh pendiri-pendiri Cisco Systems yang saat ini sudah menjadi milyuner. Jika kita rajin meneliti sejarah kelahiran perusahaan IT kelas dunia, ternyata ada banyak perusahaan yang mengawali bisnisnya dengan cara seperti ini.



Bisnis Perusahaan


Cisco System (Cisco) menjual jaringan dan komunikasi teknologi,peralatan dan pelayanan untuk data transportasi,suara dan video untuk keseluruh dunia.Produk perusahaan dan pelayanan terdiri dari beberapa kategori diantaranya adalah router,swicth,network access,IP telephony,keamanan,Jaringan fiber optik,jaringan data center,jaringan via sinyal,jaringan untuk rumah,dukungan layanan teknis dan pelayanan jaringan.

Produk Cisco di tujukan kepada korporate bisnis,institusi umum,perusahaan telekomunikasi,dan segala jenis ukuran bisnis juga sampai ke rumah rumah.Perusahaan Cisco juga menyediakan produk yang digunakan untuk mengantar data,suara,video untuk antar gedung,antar kampus,dan seluruh dunia.Model pengelolaan bisnis Cisco lebih ke globalisasi dan termanagement melalui 5 bagian negara yaitu ; Canada,Eropa,Asia pasifik,dan jepang serta market yang ada.
Untuk Sekedar informasi,Bisnis perusahaan ini bergerak di dua bagian segment yaitu produk dan pelayanan.Dan untuk kedepan,produk akan dibagi lagi menjadi 4 bagian yaitu ; router,switches,Teknologi terbaru dan yang lainnya.


Produk Cisco routing menawarkan fitur yang terdepan untuk menaikkan kemampuan system,keamanan,kestabilan,dan performa yang baik dalam pengiriman data informasi.Teknologi Routing di ciptakan untuk Internet dan intranet.Router digunakan untuk menyambungkan beberapa jaringan komputer,mengantarkan informasi,diantaranya data,suara dan video untuk satu jaringan ke jaringan lain.Perusahaan Cisco menawarkan router dengan beberapa penawaran,untuk perusahaan yang bergerak di bagian infrastruktur jaringan,untuk ISP (Internet Service Provider)dan perusahaan besar yang menggunakan router untuk diakses oleh semua orang.

Produk Cisco Switching menawarkan bermacam macam model koneksi yang digunakan oleh pelanggan.kumpulan komputer dan server,dan fungsi untuk mengumpulkan semua LAN (Local Area Network),MAN (Metropolitan Area Network)dan (Wide Area Network).Switch adalah produk yang menggabungkan beberapa teknologi jaringan yang digunakan untuk gedung gedung dan kampus yang biasanya disebut LAN,dan untuk melalui bebeberapa kota biasa disebut dengan MAN,serta teknologi ynag melalui beberapa daerah yang biasa disebut dengan WAN.Cisco mengenalkan beberapa produk diantaranya,Ethernet,gigabit Ethernet,10-gigabit Ethernet,sikronis transfer data,SONET (packet over synchronous optical network).dan multi-protocol label switching.

Keuntungan teknologi Cisco untuk kedepannya menawarkan produk dan pelayanan melalui jaringan komputer serta komunikasi.Kategori dari produk dan pelayanan yang ditawarkan termasuk aplikasi pelayanan jaringan,jaringan rumah,perusahaan kecil,jaringan optik,keamanan,jaringan data center,komunikasi,sistem video dan teknologi wireless.


Sertifikasi Cisco

Cisco tidak hanya  membuat perangkat jaringan komputer, namun juga menyediakan program pendidikan yang disebut Cisco Networking Academy. Tujuan utama dari program pendidikan tersebut yaitu untuk menghasilkan tenaga profesional yang memahami jaringan komputer secara teori maupun praktik. Khususnya memahami bagaimana menggunakan perangkat network buatan Cisco, mampu menganalisis dan menyelesaikan berbagai persoalan seputar jaringan komputer.

Sebagai bukti bahwa siswa telah menyelesaikan program studi dengan baik maka Cisco memberikan sertifikat bagi siswa yang lulus tes. Pada  mulanya hanya ada sebuah jenjang  pendidikan dan sebuah sertifikat saja, yaitu CCIW (Cisco Certified Internetwork Expert). Sayangnya hanya sedikit yang lulus karena terlalu sulit. Sehingga Cisco memberikan track pendidikan yang lebih umum, yaitu :
-          Associate : CCNA, CCNA Concentrations, CCDA
-          Professional : CCNP, CCDP, CCSP, CCVP
-          Expert : CCIE


Dengan adanya track-track tersebut,saat ini sudah cukup banyak orang yang berhasil lulus tes yang diselenggarakan oleh cisco Networking Academy. Di Indonesia sudah ada beberapa lembaga training komputer  yang menyediakan training dan tempat tes untuk  Cisco Networking Academic.


Referensi :
http://komunitas-cisco.blogspot.com/2013/04/sejarah-cisco.html
 

Jumat, 20 April 2012

INHERITANCE




Inheritance (Pewarisan) adalah salah satu bentuk penggunaan kembali perangkat lunak dimana suatu kelas baru dibuat dari kelas yang sudah ada dengan memakai variabel data fungsi (method) dari kelas yang sudah ada tersebut serta menambah atribut/pelaku yang baru, kelas baru otomatis memiliki variabel atau fungsi yang dimiliki kelas asal.

Pada dasarnya, kita melakukan inheritance(pewarisan) untuk membuat suatu class baru(class turunan/subclass) yang masih memiliki sifat atau spesifikasi dari superclass.
Di dalam Java untuk mendeklarasikan suatu class sebagai subclass dilakukan dengan cara menambahkan kata kunci extends setelah deklarasi nama class, kemudian diikuti dengan nama parent class-nya. Kata kunci extends tersebut memberitahu kompiler Java bahwa kita ingin melakukan perluasan class.


LISTING

public class nama {
   public static void main ( String[]args )  {
      nama C = new nama();
      C.info();
   }
}
class Rumah {
   private String a = " Andre Pramana ";
   public void info() {
      //System.out.println (" Dipanggil pada  =  "+this);
      System.out.println (" ");
      System.out.println (" Nama          = "+a);
   }
}
class nama extends Rumah {
   private String b    =  "  ";
   public void info(){
      System.out.println (" ");
      super.info();
      System.out.println (" rumah indah  = "+b);
   }
}


OUTPUT

POLIMORFISME


Polimorfisme adalah Suatu kemampuan dari sebuah object untuk membolehkan mengambil beberapa bentuk yang berbeda agar tidak terjadi duplikasi object. Polimorfisme mengizinkan kelas induk untuk mendefinisikan sebuah method general (bersifat umum) untuk semua kelas turunanya, dan selanjutnya kelas-kelas turunan dapat memperbaharui implementasi dari method tersebut secara lebih spesifik sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Polimorfisme dimungkinkan karena adanya mekanisme ikatan dinamis (dynamic bindung). Ikatan dinamis adalah ikatan yang terjadi pada saat program dijalankan (run-time). Ikatan yang terjadi pada saat kompile disebut ikatan statis. Ikatan dinamis hanya dapat terjadi antara suatu objek dinamis dengan metode yang dinamis juga, dalam hal ini metode virtual (maya).
            Polimorfisme adalah kemampuan untuk memperoleh bentuk. Dua objek atau lebih dikatakan polimorfis, bila objek-objek itu mempunyai antar muka-antarmuka identik namun mempunyai perilaku-perilaku berbeda. Bentuk ini memungkinkan kita menganggap sekelompok objek dengan tipe-tipe berbeda seperti dimiliki oleh suatu tipe yang sama. Polimorfisme merupakan fitur yang terjadi karena interaksi setiap konsep pewarisan dan dynamic binding. Contohnya pintu dan jendela memiliki perilaku yang sama yaitu dapat dibuka dan ditutup, namun untuk menutup jendela dilakukan misalnya dari atas ke bawah (vetikal), sedangkan pintu dari depan ke belakang (horizontal).

 LISTING

public class StudentInfo{
   public static void main(String[] args){
   StudentGrad myStudent = new StudentGrad();
   myStudent.Write(50410727, 1,"Andre","Pramana", 2010,"Gunadarma Univercity");
   myStudent.Display();
   }
}
class Student {
   public void Write(int ID, int Grad, String Fname, String Lname) {
   m_ID = ID;
   m_Graduation = Grad;
   m_First = Fname;
   m_Last = Lname;
   }
   public void Display(){
      System.out.println("Student ID: " + m_ID);
      System.out.println("Student name : "+m_First + " " + m_Last);
      System.out.println("Graduated: " + m_Graduation);
   }
   private int m_ID, m_Graduation;
   private String m_First;
   private String m_Last;
}
class StudentGrad extends Student {
   public void Write(int ID, int Grad, String Fname, String Lname, int yrGrad, String unSch) {
      super.Write(ID, Grad, Fname, Lname);
      m_UndergradSchool = unSch;
      m_Grad = Grad;
      YearGraduated = yrGrad;
   }
   public void Display(){
      super.Display();
      System.out.println("Graduated From: "+ m_UndergradSchool);
      System.out.println("Graduation Year : "+ YearGraduated);
   }
   private Integer YearGraduated,m_Grad;
   private String m_UndergradSchool;
   private String m_Major;
   }
  
  

Kamis, 12 April 2012

ENKAPSULASI PADA JAVA



Enkapsulasi merupakan teknik yang membuat variabel/field class menjadi bersifat privat dan menyediakan akses ke variabel/field melalui public method. Jika field di deklarasikan sebagai private, maka field ini tidak bisa diakses oleh siapapun diluar class, dengan demikian field disembunyikan di dalam class.

Mari kita ibaratkan suatu kelas itu dienkapsulasi sebagai angkot. nah kursi-kursi di dalamnya itu bersifat private karena hanya bisa diakses orang yang berada di dalam. untuk mengakses kursi tersebut hanya bisa melalui pintu masuk yang bisa kita samakan dengan fungsi setter/getter.

Keuntungan enkapsulasi?
Kembali ke analogi angkot. Dengan enkapsulasi kita bisa memastikan bahwa hanya yang berhak yang dapat masuk dan duduk di kursi angkot. Misalnya di pintu angkot ditaroh kernet yang narikin duit sebelum masuk. Jadi gak bayar = gak bisa masuk. Balik ke java, enkapsulasi mencegah akses data secara langsung dari luar. Untuk mengakses dari luar, disediakan fungsi2 khusus untuk menanganinya (biasanya sih disebut getter/setter). Di fungsi tersebut bisa aja ditambahin aturan data yang boleh masuk yang gimana (di setter). Atau data yang keluar formatnya harus gimana (getter).



Manfaat utama teknik encapsulation adalah kita mampu memodifikasi kode tanpa merusak kode yang telah digunakan pada class lain.
Enkapsulasi memiliki manfaat sebagai berikut:
> Modularitas
    Source code dari sebuah class dapat dikelola secara independen dari source code class yang lain. Perubahan internal pada sebuah class tidak akan berpengaruh bagi class yang menggunakannya.
> Information Hiding
Penyembunyian informasi yang tidak perlu diketahui objek lain.

Contoh program :

public class enkapsulasi {

   private String nama;
   private int umur;

   public int getUmur(){
      return umur;
   }
   public String getNama(){
      return nama;
   }
   public void setUmur( int newUmur){
      umur = newUmur;
   }
   public void setNama(String newNama){
      nama = newNama;
   }
}

Jadi, method public merupakan akses ke field class yang disediakan di luar class. Method yang disediakan diatas adalah method ‘set’ dan ‘get’. Sehingga jika class lain jika ingin mengakses field harus melalui method ‘set’ dan ‘get’.

Variabel – variable yang ada  pada class Enkapsulasi dapat di akses dengan cara berikut.


public class enkapsulasi1{
   public static void main(String[] args){
      enkapsulasi enkap = new enkapsulasi();
      enkap.setNama("Andre Pramana Putra");
      enkap.setUmur(19);
      System.out.println("Nama : " + enkap.getNama());
      System.out.println("Umur : "+ enkap.getUmur());
    }
}

Selanjuntya kitacompile program, berikut langkah compilenya :

-         -   javac enkapsulasi.java
-          - javac enkapsulasi.java
  - java enkapsulasi

berikut outputnya :