Senin, 02 Desember 2013

Pengantar Teknologi Game ( OGRE 3D GAME ENGINE )

Reference : OGRE 3D GAME ENGINE ( Game Menjatuhkan Dadu dengan Bola )

1. http://ayufitriyanti.blogspot.com/2012/09/review-game-engines-ogre.html Diakses tanggal 20 Juli 2013

2. http://id.wikipedia.org/wiki/3D_Studio_Max Diakses tanggal 20 Juli 2013

3. http://nandafangyiyi.blogspot.com/2012/08/blog-post.html Diakses tanggal 20 Juli 2013

4. http://id.wikipedia.org/wiki/Visual_C%2B%2B Diakses tanggal 20 Juli 2013

5. http://id.wikipedia.org/wiki/DirectX Diakses tanggal 20 Juli 2013

6. http://dikitdoang.blogspot.com/2010/05/membuat-game-dengan-ogre-3d.html Diposting tanggal 2 Mei 2010

7. http://intenwulan.blogspot.com/2013/03/pengertian-dan-sejarah-game.html Diakses tanggal 20 Juli 2013

Pengantar Teknologi Game ( OGRE 3D GAME ENGINE )

T3 - Game Menjatuhkan Dadu dengan Bola (OGRE 3D GAME ENGINE)


Contoh Kasus


Di sini akan dijelaskan cara membuat permainan atau game dengan menggunakan Ogre 3D engine. Ogre 3D hanya sebagai perender hasilnya. Sedangkan untuk coding dan memetakan objeknya dibutuhkan bantuan dari aplikasi lain seperti Visual C++, 3D Max dan converter objeknya. Permainan yang dibuat di sini adalah “Game Menjatuhkan Dadu dengan Bola”. Berikut akan dijelaskan langkah-langkah pembuatannya. 
Pertama-tama lakukan instalasi pada software 3D max terlebih dahulu, versi yang digunakan di sini adalah 3D Max 2008. Kemudian install Converter 3D to mesh, yaitu OgreMaxSceneExporter. Software ini digunakan untuk merubah objek berekstensi .max, .3ds, dan lain-lain menjadi file berekstensi .mesh. 
Kemudian membuat objek yang nantinya akan digunakan, yaitu sebuah bola dan enam buah dadu menggunakan 3Ds Max. Kemudian simpan ketujuh objek tersebut. Konversi objek yang telah dibuat ini dengan cara klik File – Eksport, setelah itu pilih format berekstensi .mesh agar objek yang dibuat ini dapat dibuka pada Ogre3D. 
Berikutnya lakukan instalasi pada beberapa software pendukung yang dibutuhkan seperti Visual C++, Ogre SDK, dan Direct X SDK. Setelah itu masukan objek yang sudah dikonversi berekstensi .mesh tadi ke Ogre SDK yang telah diinstal. Pada umumnya, Ogre SDK ini terdapat pada direktori C dan cari folder Ogre SDK. Pilih media – model, lalu tempatkan objek yang dibuat ke tempat itu. 
Buka visual studio 2008 – create new project – Visual C++ win32 console application, berikan nama pada project yaitu gameKu.cpp dan klik OK, kemudian next. Pada bagian Application type pilih Windows Application dan pada bagian Additional options pilih empty project. Selanjutnya akan dibuat item pada project yang telah dibuat sebelumnya, pada menu Project –add new item – C++ File (.cpp) – beri nama main – klik Add. Maka secara otomatis akan muncul editor tempat menulis script cpp. Berikut adalah link untuk script yang digunakan. http://dikitdoang.blogspot.com/2010/05/membuat-game-dengan-ogre-3d.html 
Buat item baru kembali untuk Header File (.h) dan masukkan script dari link ini kembali.
http://dikitdoang.blogspot.com/2010/05/membuat-game-dengan-ogre-3d.html 
Copy folder Media dan folder bin pada Ogre SDK di default path installation tempat menginstal Ogre ke folder workspace tempat project yang dibuat berada. Kemudian konfigurasikan path pada file resources.cfg pada folder debug dan resources.cfg pada folder release. Ganti bagian ../../ .. dengan path tempat default path installation tadi. Setelah konfigurasi ini selesai, berikutnya lakukan konfigurasi pada properties project. Pada jendela solution explorer, klik kanan nama project lalu pilih menu properties. Lakukan konfigurasi seperti ketentuan di bawah ini. 
Pada debug active: 
Debugging : Working Directory = ..\bin\Debug 
Linker : General : Output File = ..\bin\Debug\hello.exe 
Linker : Input : Additional Dependencies += OgreMain_d.lib 
Linker : Input : Additional Dependencies += OIS_d.lib 
Linker : General : Additional Library Directories = $(OGRE_HOME)\lib 
C/C++ : General : Additional Include Directories = 
..\include;$(OGRE_HOME)\include;$(OGRE_HOME)\samples\include
Lakukan juga pengaturan untuk folder Release, tetapi ganti bagian OgreMain_d.lib dan OIS_d.lib di atas menjadi OgreMain.lib dan OIS.lib.
Konfigurasi selesai dilakukan. Lakukan running program dengan menekan tombol F5 pada keyboard. Maka akan muncul tampilan “OGRE Engine Rendering Setup”. Pilih Direct 3d9 Rendering Subsystem, maka hasil gambar berupa windows application akan tampil seperti berikut ini.


Pengantar Teknologi Game ( OGRE 3D GAME ENGINE )

T2 - Game Menjatuhkan Dadu dengan Bola (OGRE 3D GAME ENGINE)



Software yang Digunakan


Pada T2 akan dibahas mengenai software-software yang digunakan dalam pembuatan game “Menjatuhkan Dadu dengan Bola” satu persatu. Software yang digunakan tersebut diantaranya adalah OGRE 3D Game Engine, 3DS Max, OgreSceneMaxExporter, Visual C++, Ogre SDK, dan Direct X SDK.
OGRE 3D Game Engine 
OGRE merupakan singkatan dari Object-Oriented Graphics Rendering Engine yang merupakan game engine fleksibel yang berbasis scene ditulis dengan bahasa C++ didesain agar lebih mudah dipakai oleh para developer untuk memproduksi game dan demo yang menggunakan hardware 3D. Library kelas menggambarkan semua rincian dari penggunaan sistem library seperti Direct3D dan OpenGL yang menyediakan sebuah antarmuka berbasis pada objek dunia dan kelas intuitif lainnya.
Fitur-fitur OGRE 
Fitur OGRE: 
• Sederhana, mudah digunakan OO antarmuka yang dirancang untuk meminimalkan upaya yang diperlukan untuk membuat adegan 3D, dan menjadi independen dari 3D Direct3D/OpenGL yaitu implementasi. Contoh Extensible membuat kerangka mendapatkan aplikasi Anda berjalan cepat dan sederhana. 
• Persyaratan umum, seperti pemusnahan spasial, berhubungan dengan transparansi dilakukan untuk anda secara otomatis menghemat waktu Anda yang berharga. 
• Rapih, desain rapi dan dokumentasi penuh dari semua kelas mesin.
• Terbukti, mesin stabil digunakan dalam beberapa produk komersial.
• Direct3D dan dukungan OpenGL.
• Mendukung OS Windows (semua versi besar), Linux dan Mac OSX.
• Membangun pada Visual C + + dan Code:: Blocks pada Windows.
• Membangun di 3 gcc + di Linux / Mac OSX (menggunakan Xcode) 
3.1.2. Kelebihan dan Kekurangan OGRE 
Kelebihan yang terdapat pada Ogre diantaranya adalah :
• Gratis (Freeware).
– Open source, dapat dikembangkan secara bebas.
– Dapat memilih render yang diinginkan, OpenGL atau DirectX.
– Kemungkinan kinerja OGRE dalam scene culling lebih baik. 
– Dapat dirender dengan baik meskipun dengan kartu grafis bawaan Intel. 
– Mempunyai komunitas yang besar. 
Dan kekurangan yang terdapat pada Ogre adalah:
– Hanya sebuah rendering engine tidak dilengkapi dengan tool jaringan, suara dan lain sebagainya.
3Ds Max 3D 
Studio Max (kadangkala disebut 3ds Max atau hanya MAX) adalah sebuah perangkat lunak grafik vektor tiga dimensi dan animasi, ditulis oleh Autodesk Media & Entertainment (dulunya dikenal sebagai Discreet and Kinetix). Perangkat lunak ini dikembangkan dari pendahulunya 3D Studio for DOS, tetapi untuk platform Win32. Kinetix kemudian bergabung dengan akuisisi terakhir Autodesk, Discreet Logic. Versi terbaru 3Ds Max pada Juli 2005 adalah 7. 3Ds Max versi terbaru sampai tahun ini adalah 3Ds Max Autodesk versi 8. Interface pada 3Ds Max dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu Title Bar, Menu Bar, Tool Bar, empat buah Viewport, Control Panel, Time Slider, Viewport Configuration Control. 


  • Title Bar 

Title Bar adalah Judul atau halaman yang sedang aktif atau yang sedang digunakan.
  • Menu Bar 

Manu Bar berisikan tool-tool seperti move, rotate, scale, array, rendering dan tool lainnya yang umum dan sering digunakan. Diatasnya terdapat property toolbar seperti menu file, edit, tools, dan lainnya, dari sini And adapt mengantar dan memilih seluruh fasilitas-fasilitas yang ada di dalman 3ds max.
  • Viewport 

Viewport adalah area anda untuk bekerja seperti pengeditan dan pembentukan obyek.
- Viewport Top. Digunakan untuk melihat tampilan dari atas 
- Viewport Left. Digunakan untuk melihat tampilan dari samping kiri 
- Viewport Front. Digunakan untuk melihat tampilan dari depan 
- Viewport Perspective. Digunakan untuk melihat tampilan secara perspective
  • Time Slider 

Time slider berfungsi untuk menunjukkan atau membaca frame yang sedang berlangsung. Tool ini digunakan utnuk memproses animasi.
  • Command Panel 

Berisikan perintah-perintah yang terdapat di dalam 3d max secara langsung, misalnya membuat objek, pengeditan objek, display, utility dan perintah lainnya.
  • Object Categories 

Fasilitas ini terdapat dalam Tab Create yang berfungsi untuk membuat berbagai macam objek. Objek-objec yang ada merupakan objek yang umum dan sering dilihat disekitar kita dan juga terdapat perintah-perintah yang mendukung untuk proses pemodelan.
  •  Time Control 

Sama seperti aplikasi animasi lainnya, 3d max terdapat time control untuk mengatur proses animasi anda.
  • Viewport Navigation Control

Berisikan fitur-fitur yang berfungsi untuk melakukan pengaturan terhadap viewport Anda seperti menggeser Viewport, Zoom All, Zoom Extens All, dan fungsi lainnya.
Ogre Scene Max Exporter 
Pada umumnya objek yang dibuat pada 3Ds Max merupakan file dengan ekstensi .3ds. Sedangkan Ogre hanya bisa memproses objek dengan ekstensi file .mesh. Oleh karena itu dibutuhkan software tambahan yang dapat digunakan untuk mengkonversi objek dengan ekstensi file .3ds ke .mesh. Di sini software yang dapat digunakan adalah Ogre Max Exporter.
Visual C++ 
Visual C++ adalah sebuah produk Integrated Development Environment (IDE) untuk bahasa pemrograman C dan C++ yang dikembangkan Microsoft. Visual C++ merupakan salah satu bagian dari paket Microsoft Visual Studio. Visual C++ dapat berjalan lebih cepat pada windows karena hanya memerlukan memori yang kecil. Dalam hal ini, Ms. Visual C++ lebih unggul jika dibandingkan dengan Ms. Visual Basic. Ini menjadi salah satu alasan Ms. Visual C++ lebih dipilih programmer untuk membuat berbagai aplikasi dekstop maupun antivirus.
OGRE SDK 
SDK (Ogre Software Development Kit) sendiri merupakan alat untuk pengembangan piranti lunak. Dalam kata lain, Ogre SDK merupakan alat untuk pengembangan software pada game engine itu sendiri, yaitu Ogre.
Direct X SDK 
DirectX (atau bisa disebut Direct3D) adalah kumpulan API untuk menangani berbagai tugas dalam pemrograman multimedia khususnya permainan komputer dalam sistem operasi Microsoft Windows. DirectX sendiri merupakan gabungan dari Direct3D, DirectDraw, DirectMusic, DirectPlay, dan DirectSound. DirectX SDK dapat diperoleh secara cuma-cuma dari Microsoft.

Pengantar Teknologi Game ( OGRE 3D GAME ENGINE )

T1 - Game Menjatuhkan Dadu dengan Bola (OGRE 3D GAME ENGINE)



  

Game 
Game atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai permainan mengandung arti “kelincahan intelektual” (intellectual playability). Game juga bisa diartikan sebagai arena keputusan dari aksi pemainnya karena ada target-target yang ingin dicapai, kelincahan intelektual pada tingkat tertentu juga merupakan ukuran sejauh mana game itu menarik untuk dimainkan secara maksimal. Pada era globalisasi saat ini, para pengelola industry game berlomba-lomba untuk menciptakan game yang lebih nyata dan menarik untuk para pemainnya. Hal inilah yang membuat perkembangan game di computer sangat cepat. Sehingga game bukan hanya sekedar permainan untuk mengisi waktu luang atau sekedar hobi, melainkan sebuah cara untuk meningkatkan kreatifitas dan tingkat intelektual para penggunanya bahkan sebagai sebuah lapangan pekerjaan.
Game Engine
Game Engine dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai mesin permainan, adalah sebuah system software yang dirancang untuk pembuatan dan pengembangan suatu video game. Terdapat banyak sekali game engine yang dirancang untuk bekerja pada beberapa konsol video game dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsi utama yang secara khusus disediakan oleh game engine meliputi mesin render (renderer) untuk grafik dua dimensi atau tiga dimensi, mesin fisika, deteksi tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi dan layar grafik. Banyak sekali game engine yang ada sekarang ini, mulai dari yang gratis sampai yang berbayar. Berikut masing-masing 10 contoh game engine yang gratis dan berbayar.
Game engine gratis :
1. OGRE
2. Irrlicht 
3. Panda3D
4. Crystal Space
5. JME
6. Blender Game Engine
7. Reality Factory 
8. The Nebula Device 2 
9. RealmForge 
10. OpenSceneGraph
Game engine berbayar :
1. C4 Engine 
2. Torque Game Engine
3. 3DGameStudio 
4. TV3D SDK 6.5 
5. Leadwerks Engine 2 
6. Unity 
7. DX Studio
8. NeoAxis Engine 
9. Visual3D.NET Game Engine 
10. Esenthel Engine
Karakter pada Game Menjatuhkan Dadu dengan Bola
Dalam game “Menjatuhkan Dadu dengan Bola” ini terdapat dua objek yang utama, yaitu dadu dan bola. Di sini terdapat satu bola yang berwarna merah yang bertugas untuk menjatuhkan dadu dengan tepat sasaran. Diharapkan untuk sekali lemparan bola dapat menjatuhkan semua dadu. Sedangkan objek utama yang kedua ialah dadu. Dadu yang yang berbentuk kotak dan bertuliskan nilai “10” ini ada enam buah dalam permainan ini. Keenam dadu tersebut tersusun secara rapih dan teratur membentuk sebuah piramida dia atas sebuah alas menyerupai meja.


Selanjutnya T2 >>

Selanjutnya T3 >>

Referensi

Nama Kelompok :

1.                  Andre Pramana Putra (50410727)
2.                  Fabiola Nur Islamiyah (52410462)
3.                  Fauzan Mulya Adiputra (52410642)
4.                  Fitria Ariestasari (52410844)
5.                  Mutiara Yulianingsih (54410887)


Rabu, 13 November 2013

KASUS CYBERCRIME KPU

Masih segar dalam ingatan kita bagaimana seorang Dani Firmansyah menghebohkan dunia hukum kita dengan aksi defacing-nya. Defacing alias pengubahan tampilan situs memang tergolong dalam cybercrime dengan menggunakan TI sebagai target.

Sesungguhnya aksi ini tidak terlalu fatal karena tidak merusak data penting yang ada di lapisan dalam situs tersebut. Defacing biasa dilakukan dalam cyberwar. Aksi ini biasa dilakukan sekadar sebagai peringatan dari satu hacker ke pihak tertentu. Pada cyberwar yang lebih besar ruang lingkupnya, defacing melibatkan lebih adari satu situs. Kasus perseteruan Ambalat antara Indonesia-Malaysia beberapa waktu lalu misalnya, adalah satu contoh cyberwar yang lumayan seru.

Defacing yang dilakukan Dani alias Xnuxer diakuinya sebagai aksi peringatan atau warning saja. Jauh-jauh hari sebelum bertindak, Dani sudah mengirim pesan ke admin situs http://tnp.kpu.go.id bahwa terdapat celah di situs itu. Namun pesannya tak dihiraukan. Akibatnya pada Sabtu 17 April 2004, tepatnya pukul 11.42, lelaki berkacamata itu menjalankan aksinya. Dalam waktu 10 menit, Dani mengubah nama partai-partai peserta Pemilu dengan nama yang lucu seperti Partai Jambu, Partai Kolor Ijo dan sebagainya. Tidak ada data yang dirusak atau dicuri. Ini aksi defacing murni.

Konsultan TI PT. Danareksa ini menggunakan teknik yang memanfaatkan sebuah security hole pada MySQL yang belum di patch oleh admin KPU. Security hole itu di-exploit dengan teknik SQL injection. Pada dasarnya teknik tersebut adalah dengan cara mengetikkan string atau command tertentu pada address bar di browser yang biasa kita gunakan.

Seperti yang diutarakan di atas, defacing dilakukan Dani sekadar sebagai unjuk gigi bahwa memang situs KPU sangat rentan untuk disusupi. Ini sangat bertentangan dengan pernyataan Ketua Kelompok Kerja Teknologi Informasi KPU Chusnul Mar’iyah di sebuah tayangan televisi yang mengatakan bahwa sistem TI Pemilu yang bernilai Rp 152 miliar, sangat aman 99,9% serta memiliki keamanan 7 lapis sehingga tidak bisa tertembus hacker.

Dani sempat melakukan spoofing alias penghilangan jejak dengan memakai proxy server Thailand, tetapi tetap saja pihak kepolisian dengan bantuan ahli-ahli TI mampu menelusuri jejaknya. Lantas, acuan hukum apa yang digunakan oleh aparat untuk menahan Dani mengingat kita belum memiliki Cybercrime Law? Aparat menjeratnya dengan Undang-Undang (UU) No. 36 / 1999 tentang Telekomunikasi, khususnya pasal 22 butir a,b,c, pasal 38 dan pasal 50. Dani dikenai ancaman hukuman yang berat, yaitu penjara selama-lamanya enam tahun dan atau denda sebesar paling banyak Rp 600 juta rupiah.
Berikut kutipan UU No. 36/1999:
Pasal 22
Setiap orang dilarang melakukan perbuatan tanpa hak, tidak sah, atau memanipulasi
a. akses ke jaringan telekomunikasi ; dan atau
b. akses ke jasa telekomunikasi ; dan atau
c. akses ke jaringan telekomunikasi khusus.
Pasal 50
Barang siapa yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 22, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun atau denda paling banyak Rp 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).

Akhirnya Dani Firmansyah dituntut hukuman satu tahun penjara dan denda Rp 10 juta subsider tiga bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum Ramos Hutapea dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 9 November 2004.


SUMBER :
http://vegeance91.blogspot.com/p/kasus-kasus-cybercrime-dunia.html

Selasa, 12 November 2013

ASPEK KEUANGAN PERUSAHAAN



KomponenAnggaran/Bulan

AnggaranPemasukan

-Penjualan softwareJaringan
Windows 2008 Server Enterprise5x@30.000.000                         =Rp.150.000.000,-
SQL Server 20083x@30.000.000                                                =Rp.90.000.000,-
-PembuatanAplikasi
Aplikasibisniskecil10x@1.500.000                                                 =Rp.15.000.000,-
Aplikasi Perusahaan 4x@30.000.000                                             =Rp.120.000.000,-
-IT Consultan
KonsultasiProyek                                                                             =Rp.200.000.000,-
KonsultasiHarian 30hari (/hari 10.000.000)                                       =Rp.300.000.000,-
-Pembuatan WEB
Pembuatan WEB 10x@300.000                                                      =Rp.3.000.000,-
-Maintenance WEB
Maintenance WEB 350.000/bulan                                                    =Rp.3.500.000,-

Total AnggaranPemasukan                                                               =Rp.881.500.000,-







AnggaranPengeluaran

-GajiPegawai                                                                                                                     =Rp.110.613.504,-
-BiayaGedung   (Listrik,Telepon,Internet)                                                             =Rp.190.000.000,-
-BiayaPembelian Software dariProdusen                                                              =Rp.300.000.000,-
-BiayaPromosi                                                                                                     =Rp.30.000.000,-

Total                                                                                                                    =Rp.630.613.504,-

Total                                                                                                  

Modal Usaha 
GAJI 1 tahun                                                                                                                      =Rp.1.327.362.048,-
BiayaGedung 1 tahun                                                                                                     =Rp.2.280.000.000,-
BiayaPembelian Software 4x                                                                                      =Rp.1.200.000.000,-
BiayaPromosi 1 tahun                                                                                                 =Rp.360.000.000,-
Total                                                                                                                          =Rp.5.167.362.048,-


Sub Kelompok :

Alvin Aziz   : http://punkadjian.blogspot.com/